Tampilkan postingan dengan label Karimunjawa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karimunjawa. Tampilkan semua postingan

Kepulauan Karimunjawa

on Rabu, 22 Mei 2013

Karimunjawa yaitu kepulauan di laut jawa sisi utara yang terhitung dalam kabupaten jepara, jateng. Kepulauan karimunjawa ini terdiri dari 27 pulau serta cuma 5 pulau yang dihuni oleh masyarakat yang rata-rata mayoritas beragama islam. untuk dapat nikmati wisata di karimunjawa ada 8 pulau yang biasa di buat jadi obyek wisata, yakni :

Pulau menjangan besar ( penangkaran hiu )
Pulau menjangan kecil ( spot snorkling )
Pulau cemara kecil
Pulau tengah
Pulau kecil
Pulau gosong
Tanjung gelam

Gallery Foto Wisatawan Kami

Wisata Karimunjawa

Taman Nasional Karimunjawa - Karimunjawa saat ini dikembangkan jadi pesona wisata taman laut serta jadi taman nasional yang mulai banyak digemari wisatawan lokal ataupun mancanegara mulai tahun 2001 dikarenakan karimunjawa adalah rumah bagi terumbu karang, 400 spesies fauna laut, diantaranya 242 type ikan hias. air lautnya yang tetap jernih serta pasir putih nan eksotis di umumnya pantainya bikin kita betah serta kagum dengan wisata di karimunjawa ini. satu lagi yang pantas untuk di coba yakni keberanian untuk berenang dengan ikan hiu di penangkaran hiu yang ada di di antara pulau di dekat pulau karimunjawa. tentu menarik serta seru ! ! ! !

Nikmati keindahan pulau ini serta rasakan ketenangannya dapat jadi pengalaman yang mengesankan. kami sarankan untuk berkunjung ke pulau ini pada bln. maret sampai oktober, pada waktu itu cuaca tengah bersahabat hingga anda bisa leluasa menjelajah serta nikmati keagungan alam di karimunjawa.

Booking Paket Wisata Karimunjawa

Alamat:
Jln. Dr. Soetomo No.2
Karimunjawa Jepara - Jateng
Kode POS 59455
Email: erwin.armadakarimunjawa@yahoo.com

simp: 0812 2918 2306
XL : 0878 3153 7262

Untuk Quick Respon Silahkan langsung Call, SMS Atau BBM :)
 

Pulau Menyawakan surga laut karimunjawa

on Minggu, 16 Desember 2012

Pulau Menyawakan merupakan salah satu dari 27 pulau yang termasuk dalam Kepulauan Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah. Di Pulau Menyawakan terdapat sebuah penginapan yang dinamakan Kura Kura Resort. Sekitar 20 kamar dengan tipe dan harga bervariasi tersedia di tempat ini. Selain itu, juga ada berbagai kegiatan olah raga air, memancing, jet ski, dan snorkeling. Letaknya yang terpencil dan tersembunyi membuat resor ini sempurna sebagai tempat mengasingkan diri.

Pulau Menyawakan merupakan surga bagi pencinta laut. Mereka yang ingin melihat kehidupan hewan dan tumbuhan laut, bisa menyelam. Kegiatan tersebut bisa dilakukan di perairan dangkal maupun dalam. Pesona alam bawah laut dapat terlihat ketika pengunjung menyelam ke dasar laut.

Sarana pemancingan di Pulau Menyawakan cukup lengkap. Pengunjung bisa diantarkan dengan speed boat jika ingin memancing hingga ke tengah laut. Pada musim-musim tertentu, para wisatawan yang beruntung bisa mendapatkan ikan tongkol yang panjangnya mencapai 60 sentimeter.

Bagi para pengunjung yang ingin melihat keindahan senja hari. Kura Kura Resort menyiapkan teras bungalow. Penginapan ini sengaja membuat semua bungalow-nya menghadap ke barat untuk memberikan kesempatan kepada tamu menikmati matahari terbenam atau sunset dengan leluasa. Letaknya pun hanya 15 meter dari tepi pantai.

Beraktivitas seharian tentu membuat lelah dan lapar. Namun jangan takut, Kura Kura Resort sudah menyiapkan hidangan makan malam yang menggugah selera, seperti ikan bakar serta lobster. Sambil ditemani hembusan angin malam, kami pun lahap menyantap hidangan tersebut. Hmmmm nikmat.
(REN/Tim Melancong Yuk)

Info Wisata Karimunjawa

Taman Nasional Karimunjawa
Open Trip Wisata Karimunjawa Periode Oktober-November 2012
 Trip Paket Wisata Karimunjawa Periode November - Desember 2012

info karimunjawa
Karimunjawa


Alamat:
Jln. Dr. Soetomo No.2 
KarimunjawaJepara - Jateng 
Kode POS 59455  
Email: erwin.armadakarimunjawa@yahoo.com 
ERWIN 0812 2918 2306 
PIN BB: 22CDC857 
Untuk Quick Respon Silahkan langsung Call, SMS Atau BBM :)
 

Karimunjawa Tujuan Wisata yg Wajib dikunjungi ditahun 2013

on Kamis, 06 Desember 2012

Karimunjawa, Tujuan Wisata/Liburan yg wajib dikunjungi ditahun 2013. Punya rencana liburan di tahun 2013? Karimunjawa kini dikembangkan menjadi pesona wisata Taman Laut yang mulai banyak digemari wisatawan lokal maupun mancanegara.

Karimunjawa

snorkeling in karimunjawa
karimunjawa snorkeling
adalah kepulauan di Laut Jawa yang termasuk dalam Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Dengan luas daratan ±1.500 hektare dan perairan ±110.000 hektare. Sejak tanggal 15 Maret 2001, Karimunjawa ditetapkan oleh pemerintah Jepara sebagai Taman Nasional.

Karimunjawa adalah rumah bagi terumbu karang, hutan bakau, hutan pantai, serta hampir 400 spesies fauna laut, di antaranya 242 jenis ikan hias. Beberapa fauna langka yang berhabitat disini adalah elang laut dada putih, penyu sisik, dan penyu hijau.

Tumbuhan yang menjadi ciri khas Taman Nasional Karimunjawa yaitu dewadaru (Crystocalyx macrophyla) yang terdapat pada hutan hujan dataran rendah. Ombak di Karimunjawa tergolong rendah dan jinak, dibatasi oleh pantai yang kebanyakan adalah pantai pasir putih halus, dan dipenuhi dengan penduduk yang ramah.
Waktu terbaik untuk pergi ke Karimunajawa adalah selama bulan april sampai desember, ketika cuaca panas  dan kering.

Penduduk

Karimunjawa berpenduduk lebih dari 8.000 jiwa di lima pulau yang berpenghuni. Tiga suku utama yang menghuni Karimunjawa adalah suku Jawa yang bertani dan memproduksi alat kebutuhan rumah tangga, suku Bugis yang adalah pelaut andal sehingga berprofesi sebagai nelayan, dan suku Madura yang juga berprofesi sebagai nelayan tetapi memiliki kelebihan membuat ikan kering.

Pendidikan di Karimunjawa sudah menjangkau sampai tingkat SMU. Selain memiliki sekitar 10 SD (lima di Karimun, tiga di Kemujan dan masing-masing satu di Parang dan Genting), Karimunjawa juga memiliki satu SMP, Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan SMK Negeri jurusan Budidaya Rumput Laut serta Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan yang merupakan sekolah gratis, serta satu Madrasah Aliyah di Kemujan.

Transportasi

Paket Wisata Dengan Kapal Express Bahari
Kapal Express Bahari
Transportasi paling umum digunakan untuk ke Karimunjawa adalah kapal dari Semarang dan Jepara. Dari Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, kapal Kartini I (kapal cepat) berangkat setiap Sabtu pukul 9 pagi ke Karimunjawa dan kembali dari Karimunjawa setiap Minggu siang, lama penyebrangan 2-3 jam.

Dari Pelabuhan Pantai Kartini,Jepara terdapat Kapal Muria yang berangkat setiap dua hari sekali,lama penyebrangan kapal ekonomi ini +/- 6 jam pelayaran.

perlu diperhatikan untuk jadwal kapal dari pelabuhan Jepara biasanya berangkat hari selasa,kamis,sabtu jam 9 pagi dan dari karimunjawa menuju jepara rabu,jumat,minggu jam 8 pagi. jadwal ini bisa berubah sesuai dengan cuaca atau ombak di laut jawa. seandainya terjadi gelombang tinggi maka pihak perhubungan di pelabuhan tidak akan memberikan izin pelayaran, dan jadwal keberangkatan kapal akan berubah mengikuti perubahan cuaca. Pelabuhan jepara juga bisa membawa Mobil dan motor untuk diseberangkan ke Karimunjawa.

Jalur udara dapat ditempuh dari Bandara Ahmad Yani, Semarang menuju Bandar Udara Dewa Daru di Pulau Kemujan dengan pesawat sewa jenis CASSA 212 yang disediakan oleh PT. Wisata Laut Nusa Permai (Kura-Kura Resort). Waktu tempuh kurang lebih 30 menit.

Info Wisata Karimunjawa

Taman Nasional Karimunjawa
Open Trip Wisata Karimunjawa Periode Oktober-November 2012
 Trip Paket Wisata Karimunjawa Periode November - Desember 2012

info karimunjawa
Karimunjawa


Alamat:
Jln. Dr. Soetomo No.2 
KarimunjawaJepara - Jateng 
Kode POS 59455  
Email: erwin.armadakarimunjawa@yahoo.com 
ERWIN 0812 2918 2306 
PIN BB: 22CDC857 
Untuk Quick Respon Silahkan langsung Call, SMS Atau BBM :)
 

Karimunjawa Banget dan 7 Keunikannya

on Jumat, 16 November 2012

Karimunjawa Banget dan 7 Keunikannya,
berikut adalah 7 keunikan karimunjawa yg tidak dimiliki oleh pulau-pulau lain

1. ASAL NAMA KARIMUNJAWA
Sunan Nyamplungan merupakan tokoh cerita rakyat yang menarik tentang terjadinya nama Kepulauan Karimunjawa. Sunan Nyamplungan yang mempunyai nama asli Amir Hasan adalah putra Sunan Muria. Perkembangan kehidupan Amir Hasan dari kanak-kanak sampai dewasa selelu dimanjakan oleh Nyai Sunan Muria, walaupun perilaku Amir Hasan sehari-hari cenderung nakal. Melihat hal yang tidak menguntungkan terhadap diri Amir Hasan, Sunan Muria selalu menanamkan jiwa kedisiplinan dengan mengajarkan dasar-dasar agama Islam yang kuat, namun Amir Hasan cenderung pada kenakalan dan kemanjaannya sehingga menjadikan Sunan Muria dan Nyai Sunan Muria memutuskan untuk menitipkan Amir Hasan kepada pamannya, yaitu Sunan Kudus dengan harapan asuhan Sunan Kudus dapat diterima dan kelak menjadi orang yang baik dan soleh.
Selama dalam asuhan Sunan Kudus, Amir Hasan sudah mulai menunjukkan perubahan menjadi pemuda yang baik dan sangat taan melaksanakan ajaran/perintah Sunan Kudus. Melihat perkembangan yang demikian, Amir Hasan kemudian dikembalikan kepada Sunan Muria karena Sunan Kudus sudah merasa cukup membimbing dan mengajari berbagai ilmu khususnya mendalami ajaran agama Islam.

Setelah menerima laporan dari Sunan Kudus, Sunan Muria menjadi sangat bahagia karena anaknya mau mematuhi ajaran orang tua, k emudian untuk melatih dan mencobanya diperintahkan oleh Sunan Muria agar Amir Hasan pergi ke salah satu pulau yang kelihatan dari puncak gunung Muria seperti kremun – kremun dengan desertai 2 orang abdi untuk menemani dan diberi bekal 2 biji buah nyamplung untuk ditanam dan berbagai macam barang antara lain : Mustaka Masjid yang saat ini masih ada dalam komplek makam beliau. Perjalanan Amir Hasan yang memakan waktu lama dengan menyebrang laut itupun akhirnya sampai di tempat yang dituju di sebuah pulau , kemudian Amir Hasan menetap disana dan pulau ini kelak bernama KARIMUNJAWA.
Pulau yang terlihat kremun – kremun dan masih merupakan kawasan kepulauan jawa , dipakai sebagai tempat tinggal Amir Hasan, terdapat beberapa pohon nyamplung, maka sampai sekarang masyarakat menyebut Amir Hasan dengan nama “ SUNAN NYAMPLUNGAN “

2. LELE TIDAK PUNYA PATIL
Melihat putranya tidak dirumah maka Nyai Sunana Muria menanyakan kepada Sunan Muria dan diberi jawaban bahwa Amir Hasan disuruh pergi dari rumah menuju kesebuah pulau yang berada disebelah utara Pulau Jawa, maka Nyai Sunan menjadi terkejut dan mohon ijin untuk nyusuk guna memberi bekal dijalan.
Teringat akan makanan kesukaan putranya yaitu pecel lele, maka dibawakan pecel lele oleh Nyai Sunan dengan dengan harapan untuk membarikan kesenangan dalam perjalanan. Namun setelah dipantai ternyata Amir Hasan dan kedua abdinya sudah berlayar dilautan, maka oleh sang ibu pecel lele itu lalu dibuangke laut.
Bungkusan pecel lele tersebut terbawa ombak dan atas kehendak Tuhan mengikuti perjalanan Amir Hasan sampai pula dipulau yang dituju oleh Amir Hasan. Ikan – ikan lele yang berada di Karimunjawa semuanya tidak mempunyai patil, area ini sekarang dikenal dengan nama Legon Lele yaitu di bagian timur dari Pulau karimunjawa.

3. SIPUT BOLONG
Pada waktu Nyai Sunan Muria membewakan pecel lele saat menyusul putranya ke Pantai Jepara, juga dimasakan oleh beliau makanan kesukaan Amir Hasan yang lain, yaitu makanan siput.
Rasa kecewa Nyai Sunan Muria yang tidak berhasil menyusul putranya yang berangkat menuju Karimunjawa dilampiaskan beliau dengan melemparkan pecel lele dan makanan siput tersebut ke laut.
Sama halnya dengan masakan pecel lele maka masakan siput ini pun terdampar di perairan Karimunjawa yaitu di legon lele ini memiliki cirri khas yaitu punggungnya bolong (berlubang) dan terkenal dengan nama “SIPUT BOLONG”.

4. ULAR BUTA
Diriwayatkan pada waktu Amir Hasan yang kemudian dikenal dengan nama Sunan Nyamplungan telah sampai di Karimunjawa, maka beliau memasuki daratan mencari tempat yang sesuai untuk kepentingannya guna memperdalam ajaran agama Islam dan sekaligus mengembangkanya.
Pada suatu ketika beliau sedang berjalan ternyata ada seekor ular yang bertubuh pendek dan berwarna serta sangat berbisa mencoba untuk menggigit beliau namun ternyata tidak mempan. Akibat dari peristiwa itu Sang Sunan menjadi marah dan mengutuk ular tersebut menjadi buta, karena dianggap menggigit sembarang orang.
Sampai sekarang jenis ular ini yang dikenal dengan nama “ULAR EDOR” matanya buta, umumnya tidak mampu untuk bergerak di siang hari.

5. KAYU DEWA DARU
Apabila kita berkunjung ke Makam Sunan Nyamplungan yang terletak di puncak gunung Karimunjawa sebelah utara, maka di pintu gerbang akan kita jumpai dua pohon yang sangat besar dan oleh masyarakat dikenal sebagai “KAYU DEWA”.
Menurut kepercayaan masyarakat yang saat ini masih diyakini, bahwa kayu dewadaru ini masih dikeramatkan dan mempunyai khasiat tersendiri, yaitu barang siapa menyimpan kayu tersebut di rumah, maka yang menyimpan akan terhindar dari ancaman pencuri / orang yang akan bertindak jahat.
Kayu dewadaru ini apabila diletakkan di air, tidak terapung seperti jenis kayu lain akan tetapi kayu tersebut akan tenggelam serta setiap orang tidak berani membawa kayu dewadaru keluar pulau Karimunjawa, karena takut akan bahaya yang akan menimpa di perjalanan.

6. KAYU SETIGI
Di atas telah disebutkan bahwa pada saat itu Karimunjawa masih berupa hutan belantara yang belum pernah dijamah oleh tangan manusia. Disana banyak terdapat berbagai tanaman yang tumbuh dan hewan/ binatang liar yang ganas dan salah satunya adalah jenis ular edor. Konon pernah dikisahkan bahwa ketika Amir Hasan (Sunan Nyamplungan) mengadakan perjalanan di hutan, di tengah-tengah perjalanan beliau digigit seekor ular berbisa, namun ternyata gigitan ular tersebut tidak mampu melemahkan kekuatan Sunan Nyamplungan. Setelah terkena gigitan itu Sang Sunan menjadi marah dan bersabda sambil menunjuk ke arah ular dengan memegang tongkat kayu setigi. Akibat dari sabda Sunan, sang ular menjadi rabun.

Catatan khusus : kayu setigi akan tenggelam ke dasar yang paling bawah bila dimasukkan air dan bisa pula menyerap bisa/racun binatang.

7. KAYU KALIMASADA
Selain kedua jenis kayu tersebut yaitu kayu dewadaru dan kayu setigi, masih ada jenis kayu lain yang sama-sama mempunyai tuah dan legenda kayu ini disebut dengan kayu Kalimasada. Memang pada masa keberadaan Sang Sunan di Karimunjawa banyak kejadian/peristiwa mitos yang sulit dipahami dengan akal dan pikiran layaknya manusia biasa. Ada yang berpendapat bahwa kayu tersebut juga dapat digunakan oleh orang-orang pintar dengan cara memasukan do’a/mantra sesuai dengan keinginan masing – masing.

POTENSI KHUSUS KARIMUNJAWA
Taman Nasional Laut Karimunjawa termasuk wilayah Kabupaten Jepara, yang terdiri dari 1 kecamatan, 3 desa dan 27 pulau (5 pulau berpenghuni, 22 pulau kosong) terdiri dari beberapa suku, adapun jarak Jepara Karimunjawa adalah 48 mil laut.

DAYA TARIK KHUSUS BAGI WISATAWAN
Taman Nasional Laut Karimunjawa mwmang memiliki daya tarik tersendiri dan sangat cocok untuk “Wisata Bahari”. Berbagai daya tarik yang unik bisa kita temukan antara lain :

    Panorama laut yang indah bagai telaga warna dengan gugusan kepulauan yang tersebar sejauh mata memandang. Disertai jernihnya air laut yang belum tercemar (terkena polusi).
    Hamparan pasir putih yang membentang di kawasan pantai maupun di seluruh pulau-pulau.
    Dapat melakukan kegiatan hiking, snorkeling, diving, fishing/ memancing, dayung dan sebagainya.
    Menikmati keindahan biota laut dengan aneka ragam ikan hias dan bermacam karang laut yang menarik.
    Masih terdapat jenis satwa langka seperti menjangan, trenggiling, landak, ular edor, bhurung garuda, dan ikan lele tanpa patil,dsb.
    Gunung dengan penghijauannya hutan tertutup yang masih perawan.
    Dapat menyaksikan ikan hiu, kerapu, lemuna, teripang di karamba, silakan bawa makanan (ikan kecil) untuk dihadiahkan kepada ikan-ikan tersebut.
    Bila perjalanan memakai kapal laut, dapat menyaksikan iringan ikan lumba-lumba di sebelah menyebelah kapal.

sumber : http://www.teguhbs92.co.cc/2009/12/objek-wisata-karimunjawa.html

Narsis di Pulau Cemara Besar Karimunjawa

on Sabtu, 27 Oktober 2012

pulau cemara besarPulau Cemara Besar adalah surga yang nyaris hilang dan terlupakan. Air laut jernih, terumbu karang indah, ikan buntal lucu, pantai berpasir putih dan hutan cemara yang seolah menggoda kita untuk menjelajahinya menjadi pesona yang sulit diabaikan.

Seindah surga. Itulah kesan pertama ketika perahu kecil yang tumpangi mulai mendekati Pulau Cemara Besar. Langit biru yang cerah, perahu-perahu nelayan yang sesekali berpapasan, serta jernihnya air laut dengan gradasi warna ungu dan biru muda tak henti mengundang decak kagum. Pulau kecil yang dibingkai pantai berpasir putih dengan latar belakang hutan cemara begitu kontras dengan warna biru laut di sekelilingnya.

garis pantai pulau cemara besarBagian laut berwarna biru muda tak begitu dalam sehingga cocok sebagai tempat untuk sekedar main air atau belajar berenang. Dasarnya berupa pasir putih yang lembut, terlihat jelas dari atas perahu. Beberapa kelompok ikan kecil sesekali melintas.

Pantai di belakang pulau sangat berbahaya karena banyak terdapat ikan pari, disini diharapkan pengunjung mengunakan alas kaki untuk menuju pulau. Jika air laut sedang surut, akan muncul hamparan pasir putih panjang dan luas yang menjorok dari pulau ke laut, hamparan pasir menjorok inilah yang menjadi daya tarik terbesar pulau ini dan sangat bagus untuk spot berfoto ria.

pasir putih pulau cemara besarPulau Cemara Besar ini tidak berpenghuni, Pasir putih yang sangat lembut terhampar di sepanjang garis pantainya. dipenuhi dengan pohon cemara serta keadaannya masih alami. Kicau merdu burung seolah memanggil untuk menjelajahi hutan perawan ini.Tidak terdapat dermaga kayu disini jadi untuk berlabuh dipulau ini kapal harus menambatkan tali ke batu karang atau bersandar ke pasir.

Berenang ke perbatasan perairan yang berwarna keunguan, tanda kedalaman semakin bertambah, keindahan terumbu karang berbagai bentuk dan warna mulai menyapa.

Di tengah taman terumbu karang ini, kerapu kuning berbintik hitam, gerombolan ikan kecil cantik berwarna hitam dan hijau kebiruan, serta berbagai jenis ikan lainnya terlihat berenang ke sana kemari. Tengah asyik mengagumi keindahan taman laut luar biasa ini, mendadak muncul seekor ikan buntal. Wah, kaget juga melihat jenis ikan dari keluarga Tetraodontidae ini.

Daratan Pulau Cemara Besar tidak kalah cantik dengan keindahan surga bawah lautnya. Perairan dangkal tidak memungkinkan perahu untuk merapat sehingga satu-satunya cara adalah berjalan kaki untuk mencapai pantai. pasir putih yang menjorok ke laut menjadi tempat yang tepat untuk sunbathing dan menikmati keheningan alam yang begitu menenangkan.

WHY Being green for traveler is a Must!

on Jumat, 26 Oktober 2012


GREEN TRAVELER
Ferzya | TRAVELIST | Oct 21, 2012

Being green for
traveler
is a must!

why?
There are various shades of difference among all these terms, but at the heart of the ma0er is the importance of protec4ng the natural

and cultural environment of the places you visit. That means conserving plants, wildlife and other resources; respecing local cultures and

ways of life; and contributing posibely to local communites.

So,how to be a green traveler?

Use local Transportation And it’s better to walk

use local Transportation















Travel light

Travel light
use a thing that multipurpose; like sarong to chance shawl-­towel-­‐head scarf. bring a few


Avoid plasic


Avoid plasic
Avoiding plasic; bring your own bag and boKle


Respect culture


Respect culture

Knowing about culture of the places you visit are important


Know the impact & reduce it

Know the impact & reduce it



What the impact of your actvity to environment?

make a contribution

make a contribution
It’s better to travel when you are purpose to contribute something to the places you visit.And, write a story about your travel is one of contribution.

It’s Green Traveler Generation Time

oleh: ferzyaya

Bahan Sembako Karimunjawa Menipis

on Sabtu, 07 Januari 2012

Warga Kepulauan Karimunjawa di Jepara, Jawa Tengah, prihatin tentang persediaan kebutuhan dasar mereka karena  gelombang tinggi dan cuaca buruk telah memblokir akses ke pulau-pulau.

Arif Rahman, Kepala Desa Karimunjawa, mengatakan,
"Kami kehabisan sayuran. Makanan lain akan habis dalam waktu seminggu lagi," katanya kepada The Jakarta Post.

Secara terpisah, Bupati Jepara Hendro Martoyo mengatakan pemerintahannya berencana pengiriman pasokan ke pulau.

"Mereka masih memiliki lima ton beras tersisa, itu harus cukup untuk seminggu. Kami menunggu akhir minggu, jika kondisi cuaca bagus kita akan pergi ke sana" Katanya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi dan Geofisika mengatakan bahwa hujan deras yang berkelanjutan dan gelombang tinggi, yang bisa mencapai ketinggian 6 meter di Laut Jawa, akan berlangsung hingga 17 Januari. (dre)